Evaluasi Capaian Semester I, Kadis Kesehatan Sijunjung Buka Rakor Bidang P2P guna Akselerasi Target SPM
PADANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) bertempat di Truntum Hotel, Kota Padang. Kegiatan strategis yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (16–18 Juli 2026) ini, ditujukan untuk mengevaluasi secara komprehensif hasil capaian program bidang P2P serta capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Semester I, sekaligus merancang Rencana Tindak Lanjut (RTL) demi mendongkrak capaian kinerja pada semester berikutnya.
Acara penting ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Harry Oscar Hidayat, S.STP, M.Si, didampingi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Bidang P2P beserta jajaran staf terkait di Bidang P2P. Guna memperkuat sinergi dan koordinasi program secara terintegrasi, rakor ini juga diikuti oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), jajaran Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes), Kasubag KKU & Kasubag Perencanaan dan Informasi Kesehatan (PIH) Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung.
Hadir langsung sebagai peserta aktif dalam rakor ini adalah seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Sijunjung, serta para Pengelola Program P2P dari Puskesmas dan Gudang Farmasi Kabupaten (GFK) Sijunjung. Sinergi pelayanan rujukan juga diperkuat dengan kehadiran Pengelola Program P2P dari RSUD Ahmad Syafii Maarif (ASM) Kabupaten Sijunjung selaku perwakilan dari unsur rumah sakit daerah.
Rakor Bidang P2P kali ini terasa istimewa dengan kehadiran narasumber utama, yaitu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Aklima, MPH. Dalam pemaparan materinya mengenai Kebijakan dan Strategi Program P2P.
Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Harry Oscar Hidayat, S.STP, M.Si, menegaskan bahwa pelaksanaan rakor ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya realisasi capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada bidang kesehatan sepanjang Semester I tahun 2026. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pihak untuk mengidentifikasi kendala teknis maupun non-teknis yang dihadapi di lapangan.
Lebih lanjut, agenda rakor ini diisi dengan pemaparan detail indikator performa kerja dari masing-masing wilayah kerja Puskesmas, diskusi panel pemecahan masalah (problem solving) terkait kendala distribusi logistik obat dan alat kesehatan, penguatan pelayanan medis di rumah sakit, hingga strategi penguatan manajemen kepegawaian serta sistem pelaporan data kesehatan terpadu.
Dengan pelaksanaan Rapat Koordinasi Bidang P2P ini, diharapkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sijunjung dapat memantapkan ritme kerja yang selaras, terukur, dan akuntabel, guna mewujudkan pelayanan kesehatan bermutu tinggi yang merata bagi seluruh masyarakat di Ranah Lansek Manih.